Curug Cikaso, Air Terjun Indah di Ujung Genteng Sukabumi

Curug Cikaso sebenarnya memiliki nama lain yaitu Curug Luhur, memiliki aliran air yang berasal dari sungai Cikaso sehingga banyak orang menyebutnya Curug Cikaso. Memiliki panorama alam yang masih alami, menjadikan tempat ini sebagai tempat wisata di Ujung Genteng terfavorit.

Air Terjun Cikaso memiliki daya tarik utama berupa panorama alam dan sebuah air terjun yang jatuh dari ketinggian sekitar 80 meter. Selain itu bukan hanya satu air terjun yang berada ditempat ini, melainkan terdapat 3 air terjun seperti Curug Aki, Curug Meong dan Curug Aseupan. Memiliki air berwarna hijau jernih, membuat siapapun akan tergoda untuk sesegera mungkin berenang kedalamnya. Dengan potensi alamnya memang menjadikan wisata Curug Cikaso cukup populer diantara tempat wisata di Sukabumi lainnya. 

Daerah Ujung Genteng, selain terkenal dengan Pantai Ujung Genteng ternyata masih menyimpan potensi wisata lainnya yang cukup sayang bila dilewatkan. Curug Cikaso memiliki alam sekitar yang masih sangat asri dengan dipenuhi pepohonan yang rindang membuat suasananya menjadi sejuk. Dengan suara gemericik air dan bebatuan dengan berbagai ukuran sepanjang aliran sungai, menjadi pemandangan yang tak biasa bagi para warga ibukota yang berlibur ke Curug Cikaso. Penasaran dengan curug yang satu ini? sebelum berkunjung, ada baiknya kamu simak terlebih dahulu panduannya dalam konten artikel dibawah ini.

Lokasi Curug Cikaso terletak di Desa Surade, Sukabumi dengan jarak sekitar 30-40 menit bila dihitung dari Ujung Genteng. Untuk menuju curug ini, bila kamu berada di Ujung Genteng, kamu dapat langsung mengarahkan kendaraan kamu untuk menuju Surade. Kemudian carilah SPBU Surade, tak jauh dari SPBU tersebut terdapat sebuah persimpangan dan belok kanan. Ikuti jalan tersebut hingga menuju Kampung Ciniti. Setibanya di Ciniti, kamu akan menemukan sebuah plang petunjuk untuk menuju Curug Cikaso. Ikuti plang tersebut, maka kamu akan menemukan sebuah pos pintu masuk.

Dimana nantinya kamu akan dikenakan biaya retribusi untuk tiket masuk perorangan sebesar Rp. 3000, untuk kendaraan roda empat sebesar Rp. 27.000/mobil, parkir kendaraan sebesar Rp. 6000/mobil dan kebersihan sekitar Rp. 2000/orang. Setelah membayar biaya retribusi tersebut, kamu akan diberikan dua opsi untuk menuju Curug Cikaso, pertama dengan sekitar 15-30 menit berjalan kaki/trekking atau menggunakan perahu menyusuri aliran sungai cikaso. Cukup unik memang, pasalnya jika umumnya untuk menuju sebuah lokasi air terjun/curug kita diharuskan trekking terlebih dahulu, namun kali ini berbeda. Dimana saya memilih untuk menggunakan perahu dengan biaya sekitar Rp. 80.000-Rp. 120.000/perahu dengan kapasitas hingga 10 orang.

Perjalanan menyusuri Sungai Cikaso memang memberikan keseruan tersendiri, memiliki air yang jernih serta dikelilingi hutan tropis yang cukup lebat membuat suasana hati kagum akan pesonanya. Ditambah kicauan burung menjadi teman kala menyusuri sungai ini, tak lama berselang maka tibalah diujung sungai. Perjalanan masih harus dilanjutkan trekking sepanjang 100 meter dan tibalah kamu di Curug Cikaso. Ungkapan rasa syukur atas kekaguman dari salah satu maha karya Sang Ilahi tak ada henti-hentinya terucap dari bibir yang penuh dosa ini.

Untuk waktu terbaik datang berkunjung ke Curug Cikaso ialah di waktu pagi hari, pasalnya debit air yang berada di kolam belum terlalu tinggi. Selain itu bila dikaitkan dengan estetika, tentunya akan lebih indah dikarenakan cahaya matahari belum terlalu terik, cahaya lembutnya terbias menembus butir-butir kucuran air yang terbawa angin. Bagi kamu yang hobi fotografi, ada baiknya kamu datang mengunjungi tempat rekomended ini. Hasil foto akan terlihat indah dengan panorama alam dengan background tiga kucuran air terjun. Seperti dalam penjelasan diawal yang menjelaskan bahwasanya terdapat tiga kucuran air terjun, yaitu Curug Aki, Curug Meong dan Curug Aseupan. Dimana Curug Aki terletak dibagian paling kanan dimana agak tersembunyi dibalik tebing, untuk Curug Meong letaknya ditengah dan kemudian disisi kiri terdapat Curug Aseupan.

Ketiga curug tersebut jatuh dan berkumpul menjadi satu kolam dengan perairan berwarna kehijauan jernih. Dengan panas terik matahari dan lelah perjalanan, tentulah berenang menjadi godaan yang susah ditolak rasanya. Namun diharap berhati-hati pasalnya kedalaman kolam bisa mencapai sekitar 15 meter, menurut penjaga curug yang bertugas terdapat pula dibagian kolam yang memiliki pusaran air. Sehingga perlu kehati-hatian dan petunjuk dari para penjaga. Bagi kamu yang merasa kurang pandai berenang, tak perlu khawatir mengingat alasan keamanan ada baiknya kamu sewa ban pelampung yang banyak disewakan. Lapar setelah berenang tak perlu khawatir, terdapat beberapa warung yang siap mengisi perut kamu.

Mengingat segala keindahannya memang pantaslah jika menjadikan Curug Cikaso sebagai pilihan alternatif tempat wisata yang patut untuk dikunjungi. Kecantikan alamnya mampu memberikan pengalaman berlibur yang unik dan berkesan. Terlebih bilamana datang bersama orang-orang yang terkasih. Tawa canda, menikmati kesegaran air bersama para sahabat akan memberikan keceriaan lebih kala berlibur. 

*Tips
Bila musim penghujan datang, harap hati-hati dalam perjalanan. Pasalnya jalur menuju Curug Cikaso akan melewati area hutan yang memiliki turunan dan tikungan tajam.
Bawalah Smartphone guna memudahkan kamu dalam perjalanan.
Tawarlah harga perahu pada sang pemiliki perahu langsung yang akan digunakan.
Harap hati-hati bila berenang di Curug Cikaso, tanya terlebih dahulu pada penjaga untuk area aman. Pasalnya sudah banyak kejadian pada curug ini.
Bila hujan jangan berenang, demi alasan keamanan.

Berada dan menghabiskan waktu bersama para sahabat di Curug Cikaso, memberikan keceriaan lebih. Pasalnya sahabat adalah tempat untuk berbagi dalam segala hal. Merekalah sosok-sosok penting yang mengiasi hari. Mereka menerima setiap kekurangan kita dan menghargai butiran kelebihan kita.

Demikian ulasan saya kali ini perihal liburan ke wisata Curug Cikaso atau air terjun di Ujung Genteng Sukabumi. Semoga informasinya dapat berguna dan membantu bagi kamu atau para pembaca budiman lainnya yang ingin mengunjungi curug cantik ini.

Sumber: https://infotempatpariwisata.blogspot.com/2016/12/liburan-ke-wisata-curug-cikaso-air-terjun-di-ujung-genteng-sukabumi.html


BAHASA INGGRIS
Curug Cikaso actually has another name that is Curug Luhur, has a stream of water coming from the river Cikaso so many people call it Curug Cikaso. It has an unspoiled natural scenery, making this place as a tourist spot in the most favorite Ujung Genteng.

Cikaso Waterfall has the main attraction of natural scenery and a waterfall that falls from a height of about 80 meters. In addition it is not only one waterfall located in this place, but there are 3 waterfalls like Curug Aki, Curug Meong and Curug Aseupan. Having a clear green water, making anyone will be tempted to swim as soon as possible. With its natural potential makes Curik Cikaso tourism quite popular among other attractions in Sukabumi.

Ujung Genteng Area, besides famous for Ujung Genteng Beach, it still has other tourism potential which is quite dear if passed. Curug Cikaso has a natural surroundings are still very beautiful with trees full of shady make the atmosphere to be cool. With the sound of gurgling water and rocks of various sizes along the river, it becomes an unusual sight for the citizens of the capital who are vacationing to Curug Cikaso. Curious about this one curug? Before visiting, it's good you first refer to the guide in the content of the article below.

Curug Cikaso location is located in Surade Village, Sukabumi with distance about 30-40 minutes when calculated from Ujung Genteng. To get to this curug, when you are in Ujung Genteng, you can directly direct your vehicle to get to Surade. Then look for the Surade gas station, not far from the gas station there is an intersection and turn right. Follow the path to Ciniti Village. Upon arrival at Ciniti, you will find a signpost to go to Curug Cikaso. Follow the signpost, then you will find a post entrance.

Where will you be charged a fee for individual admission tickets of Rp. 3000, for four-wheeled vehicles of Rp. 27.000 / car, parking vehicle of Rp. 6000 / car and cleanliness around Rp. 2000 / person. After paying the fee, you will be given two options to go to Curug Cikaso, first with about 15-30 minutes walking / trekking or using a boat down the river Cikaso. Quite unique indeed, the article if generally to go to a waterfall location / curug we required trekking first, but this time is different. Where I choose to use the boat at a cost of about Rp. 80,000-Rp. 120.000 / boat with capacity up to 10 people.

The trip down the Cikaso River is indeed giving its own excitement, having clear water and surrounded by tropical forest which is quite dense make the mood amazed will its charm. Plus chirping of birds became friends down the river, not long ago then arrived at the river end. The journey should still continue trekking along the 100 meters and you arrive at Curug Cikaso. The expression of gratitude for the admiration of one of the masterpieces of the Divine is incessantly uttered from this sinful lips.

For the best time to come to visit Cikaso waterfall is in the morning, because the flow of water in the pond is not too high. In addition, when associated with the aesthetics, of course, will be more beautiful because the sunlight is not too hot, soft light dibias through the grains of water carried by the wind. For those of you who like photography, it's good you come to visit this rekomended place. The photos will look beautiful with a natural panorama with three waterfall background. As in the initial explanation that explains that there are three waterfall runs, namely Curug Aki, Curug Meong and Curug Aseupan. Where Curug Aki located at the far right where somewhat hidden behind the cliff, to Curug Meong located in the middle and then on the left side there Curug Aseupan.

All three of the waterfall fell and gathered into a pond with clear greenish water. With the heat of the sun and tired travel, would swim into a temptation that is hard to resist. However, it is hoped to be careful that the depth of the pond can reach about 15 meters, according to the guard in the waterfall is also in the pool that has a whirlpool. So it is necessary to be careful and guidance from the guards. For those of you who feel less clever swimming, no need to worry about the reason for security is good you rent a lot of rental buoys. Hungry after swimming no need to worry, there are some stalls ready to fill your stomach.

Given all the beauty it is worth if to make Curug Cikaso as an alternative choice of tourist attractions worth visiting. Its natural beauty is able to provide a unique and memorable vacation experience. Especially when it comes with loved ones. Laughter joking, enjoying the freshness of the water with the friends will give more cheer when on vacation.

* Tips
When the rainy season comes, please be careful on the way. Because the path to Curug Cikaso will pass through forest areas that have derivatives and sharp turns.
Bring a Smartphone to keep you on the go.
Bid the boat price on the boat owner directly to be used.
Please be careful when swimming in Curug Cikaso, ask first to the guard for the safe area. The reason is a lot of events on this waterfall.
If the rain do not swim, for safety reasons.

Being and spending time with friends in Curug Cikaso, gives more cheerfulness. The reason friend is a place to share in everything. They are important figures that mengiasi day. They accept our every deficiency and appreciate the granularity of our strengths.

So my review this time about a holiday to Curug Cikaso tour or waterfall at Ujung Genteng Sukabumi. Hopefully the information can be useful and helpful for you or other readers who wish to visit this beautiful curug.

Related : Curug Cikaso, Air Terjun Indah di Ujung Genteng Sukabumi

0 Komentar untuk "Curug Cikaso, Air Terjun Indah di Ujung Genteng Sukabumi"

Note: Only a member of this blog may post a comment.